Oleh: wongcompong | Juni 11, 2007

lah kok bisa?!

dulu,aku pernah kepikiran masalah ini.seperti kebanyakan perempuan,akupun punya angan-angan bahwa cinta itu bisa bersemi lewat pandangan pertama,lalu jadian,dan pacaran,akhirnya:hepi ending—>menikah!!!.tapi,lain cerita ketika aku di hadapkan pada suatu realita.bagaimana nasib sepasang suami istri yang tidak menjalani fase itu?bagaimana dengan pasangan yang di ta’arufkan…?bagaimana perasaan itu bisa timbul?

berdasarkan survei yang aku lakukan terhadap mahluk sejenis ini,mereka rata-rata menganggap cinta itu,bisa tumbuh seiring dengan keimanan.dulu,aku memang mempercayainya.namun sekarang,aku punya pendapat logia kenapa rasa cinta itu dapat timbul di antara orang-orang yang melakukan ta’aruf.

eh iya,bukannya saru loh ya,tapi aku cuman berusaha logis.

gini,menurutku.rasa cinta itu timbul pada saat malam pertama.tepatnya pada saat mereka melakukan hubungan suami istri.karena,pada saat orang melakukan hubungan ini,seorang laki-laki akan merasa amat mencintai pasangannya.hal ini bisa dilihat,pada saat atau mungkin setelah burhubungan,laki-laki akan mengecup kening si perempuan.dan biasanya hasrat ini timbul atasa rasa terima kasih dan rasa sayang yang begitu dalam terhadap pasangan.so.udah tau kan kenapa mereka bisa sukses dalam ta’aruf???


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: